figuran
sip. saya rasa saya sudah hampir kehilangan kesabaran mengenai masalah yang teramat sepele seperti ini.
bagaimana tidak, cukup lama saya diam dalam ketiadaan kata.
cukup lama saya memikirkannya sendiri. mencari jawaban atas semuanya.
dan pada klimaks masalah ini , sekarang saya hadir untuk sedikit mengklarifikasikan hal ini….
sebenarnya kalu saja mreka tau,saya ini cumak “tokoh figuran alias pemeran pembantu” dalam DRAMA PERCINTAAN mereka berdua. saya sudah malas akan semua ini.
ingin rasanya berlari , menghindar dari publikasi masyarakat yang “telah mencap saya”
seperti cewek 2 perebut cowok orang.
tapi hal seperti itu sangat LOSER sekali untungnya saya sering mendapatkan berbagai pengalaman tentang bimbingan mental.
dan sekarang, adalah waktunya untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari saya.
apa mereka tidak bosan dengan paradigma ini itu, tentang saya , dia , kalian, mereka.
mereka diberi kepekaan atas segala permasalahan yang akhirnya saya tidak tau mengapa malah menimbulkan opini yang menurut saya sia-sia untuk dibicarakan.
yah….
saya cuman FIGURAN untuk kisah cinta yang sudah menjadi pembucaraan.
well, everything gonna be all right.
dan akhirnya saya merasa, untuk masalah asmara. saya kira dari kisah saya yang seperti ini
saya sudah mempunyai satu catatan.
gak bakalan ada kisah asmara di masa SMA.
TRAUMA!!!
lagi… lagi… dan lagi.. DAMN FRIDAY!!!